Kembali Ke Atas
Loading...
Temukan saya di:

Natal Di Tengah Multikultural Bangsa



Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan ummat muslim untuk menggunakan atribut Natal telah menjadi pelengkap kegaduhan di negeriku ini. Kalau hanya sekedar sebatas selesai pada fatwa, maka boleh jadi tidak akan menjadi persoalan, tapi kalau kemudian fatwanya sudah di bawa sampai ke ranah aksi sweeping untuk melakukan tindakan vandalisme terhadap atribut-atribut yang berbau Natal, maka disinilah persoalan peliknya kegaduhan. Bila kegaduhan ini Negara tidak segera sigap untuk meredamnya, maka dikawatirkan dapat mengancam toleransi umat beragama yang berujung kepada keretakan kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia yang multikultural.

Kaitan Tidak Terkait Antara Kasus Permadi Dan Ahok


Pada sekisar tahun 1994 dan 1995 ketika Indonesia masih di bawah rezim otoriter Suharto, saya yang waktu itu masih sebagai mahasiswa selalu intens mengikuti perjalanan politik Permadi, SH sebagai oposan yang selalu intens mengkritisi kebijakan rezim Orde Baru. Pada waktu itu masyarakat luas mengenal Permadi,SH sebagai sosok public figure yang bergerak di bidang paranormal politik.
Tidak heran jika salah seorang reporter Radio UNISI FM Jogjakarta bernama Ahmad Thoha pernah mengadirkan Permadi,SH sebagai bintang tamu narasumber untuk wawancara di seputar topik ramalan politiknya pada Suksesi Pemilu 1997. Saya sendiri mengetahui wawancara tersebut ketika saya meminjam kaset rekaman yang berisi wawancara antara Ahmad Thoha dan Permadi, SH kepada kawan saya, yang kemudian kaset rekaman tersebut saya rekam kembali untuk saya miliki sendiri dengan dalih untuk kebutuhan koleksi dan konsumsi pribadi.

Mengenang Sosok Sahabat Bernama Gun Jack


Ketika saya masih mahasiswa angkatan 1987 di Universitas Janabadra Yogyakarta, tempat kediaman kost pertama saya tiada lain di kampung Badran. Mengapa saya memilih kampung Badran? Karena lokasinya tidak jauh dari kampus saya, cukup di tempuh dengan jalan kaki sekitar kurang lebih delapan puluh delapan ayunan langkah kaki jika saya tak salah menghitung jarak dari kediaman kost saya hingga ke tempat kampus saya.

Seorang Tumbal Bernama Antasari Azhar



Apakah akan terjadi keberanianmu 
melawan tanpa ketakutan menguasaimu 
setelah tujuh tahun hidup 
sebagai tumbal 
selama tujuh tahun hidup 
sebagai kambing hitam 
akibat malapraktek kekuasaan?

Indonesia Namanya Wajah Bukan Syria

Membedah Butiran Telur Dalam Keranjang

Hanya Tiga Suku Kata Asal Bukan Ahok

Selamat Jalan Bung Sarlito Wirawan Sarwono

Mengatasi Komputer Reboot Terus Menerus

Dari Gie Sampai Ahok

Mengatasi Aplikasi Windows Tidak Bisa Dibuka

Tinjauan Kritis Mama Minta Pulsa (Part 2)

Membongkar Pembohongan Publik Dalam Usaha Mengkambinghitamkan Rokok (Part 2)


Benarkah pemerintah akan menaikkan cukai rokok dua kali lipat di Indonesia? Dari catatan berita yang saya ikuti, belum ada wacana dari pemerintah yang akan menaikkan cukai rokok hingga dua kali lipat. Selama ini dari catatan berita yang terkumpul dapat diintisarikan jika ada sebagian dari kelompok masyarakat yang anti merokok yang kebakaran jenggot ketika akan dilakukan pembahasan tentang Rancangan Undang-Undang Pertembakauan oleh DPR sehingga dirasakan perlu untuk melakukan serangkaian aksi penolakan atau  black campaign terhadap rokok dan menggulirkan wacana usulan kepada pemerintah agar segera dilakukan penekanan kepada angka konsumen penikmat rokok yang konon merugikan kesehatan maka diperlukan regulasi untuk menaikkan cukai rokok semahal mungkin agar masyarakat dari kalangan perokok tidak dapat lagi menjangkau untuk membeli rokok.

Hakim Itu Manusia Atau Tuhan?

Menteri Hebat Di Kabinet Indonesia Hebat

Korupsi, Hipokrit, Bikini Dan Intropeksi


Dari sisi yang manakah 
sehingga produk 
makanan instan 
Bihun Kekinian 
(disingkat: Bikini) 
menjadi persoalan serius 
pada negara dan bangsa kita?

Ada Airmata Papua Di Tanah Jogjakarta

Pesan Kepada BNPT Dan BIN: Mensupport Hackers Sebagai Vaksin Untuk Merentas Virus Terorisme


Sudah saatnya pemerintah Indonesia melalui dua lembaga negara nonkementeriannya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Intelijen Negara (BIN) harus segera berdamai dan mengajak hackers dari anak bangsa sendiri untuk serta merta turut membantu pemerintah Indonesia dalam penanggulangan dan pencegahan terjadinya aksi-aksi terorisme. Tanpa melibatkan hackers, maka jangan harap pemerintah Indonesia dapat melakukan penanggulangan dan pencegahan secara maksimal kapan dan di mana aksi-aksi terorisme bakal akan terjadi.

Kekerasan Seksual Dampak Matinya Prostitusi

Ancaman Real Indonesia, Terorisme Atau PKI?

Sekarang Tahun Berapakah, Orde Siapakah?

Mengatasi Kendala USB Device Not Recognized

Anda Seorang Rasis Jangan Memilih Ahok

Syaiful Jamil, LGBT Dan Kambing Hitam

Penjualan Ginjal, Kemiskinan Dan Tanggung Jawab Negara


Selama ini pemuka agama hanya dapat memberikan fatwa haram kepada umatnya yang menjual organ tubuh manusia bernama ginjal tanpa memberikan solusi mengapa umatnya menjual ginjalnya dan bagaimana agar umatnya tidak menjual ginjalnya. Padahal seseorang menjual salah satu organ tubuhnya bernama ginjal karena faktor darurat kemiskinan yang melilitnya sementara orang-orang disekelilingnya termasuk Pemerintah tidak mau ambil peduli terhadap kondisi darurat yang menimpanya. Di sinilah persoalan krusialnya.

Software Linux Berbasis Ubuntu Yang Familiar Untuk Hacker

 
Inilah beberapa perangkat lunak berbasis OS Linux yang dapat digunakan untuk belajar uji keamanan jaringan dan penetrasi terhadap sistem. semua perangkat lunak yang saya sajikan di bawah ini sudah dalam pengujian. Hati-hati dalam penggunaan perangkat lunak iniJadikan perangkat lunak ini sebagai kerangka studi saja atau Hacking Etis.
loading...
loading...

 

Ketik dan Tekan Enter