>

Blunder Teori Konspirasi dan Aksi Menolak Rapid dan Swab Test


Sejak awal saya meragukan dan menolak teori konspirasi yang diajukan oleh Dr. Judy Mikovits, ilmuwan di bidang biokimia dari George Washington University, dalam video viralnya berjudul Plandemic yang menyebutkan bahwa pandemi virus Corona/Covid-19/SARS-CoV-2 yang melanda di berbagai belahan negara di dunia dan sudah merenggut banyak korban nyawa manusia dari berbagai anak bangsa merupakan skenario dari konspirasi global yang dirancang secara sistematis dan masif.

Sang Musikus Mbeling Telah Berpulang: Selamat Jalan Wanda Chaplin



Setelah tiga tahun lamanya sejak 2017 Wanda Chaplin alias Papa T Bob yang nama aslinya Erwanda Lukas keluar masuk rumah sakit akibat perjuangannya melawan penyakit diabetes melitus yang dideritanya, kini pada saatnya harus menyerah dan berpulang untuk selamanya dalam perjalanan menuju rumah sakit pada Jum'at 10 Juli 2020. Inna lillahi wa Inna ilaihi raji'un.

Rumah Batu Alam Indonesia: Kembali Seperti Rumah Suku Asli



Sudah tidak asing bagi kita betapa Rumah Batu Alam Indonesia adalah sebuah studio kerajinan tradisonal dari berbagai hasil tangan-tangan trampil rakyat Indonesia. Rumah Batu Alam Indonesia  adalah sebuah mozaik berbagai jenis kerajinan batu dan tanah yang berasal dari seluruh pulau di Indonesia.

Mengkritisi RUU HIP Secara Komprehensif



Awalnya ketika digulirnya pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di DPR adalah inisator dari DPR sendiri dan bukan dari Pemerintah. Namanya saja usulan RUU yang tentunya harus mendapat persetujuan di semua fraksi yang terdiri dari para anggota Dewan di rapat paripurna. Sebaliknya, jika pada rapat paripurna usulan RUU HIP ternyata tidak mendapat persetujuan dari suara terbanyak para anggota Dewan dari semua fraksi, maka usulan RUU tidak dapat menjadi RUU HIP. Jika usulan diterima oleh mayoritas fraksi, maka usulan RUU akan deal menjadi RUU yang siap diserahkan kepada Presiden untuk ditandatangani.

Budayawan Mbeling Remy Sylado Dari Sastra Sampai Lagu



Remy Sylado lahir dengan marga Tambayong di Malino, Ujung Pandang ibukota Sulawesi Selatan (sekarang diubah menjadi Makasar) pada tanggal 12 Juli 1945 bernama Yapi Panda Abdiel Tambayong, yang kemudian cukup disingkat dengan sebutan Yapi Tambayong.

Blunder Yasonna Di Tengah Wabah Pandemi Covid-19



Di satu sisi Pemerintah telah menghimbau kepada seluruh anak bangsa di mana saja agar penyebaran wabah pandemi virus Corona/Covid-19/SARS-CoV-2 tidak meluas, maka para anak bangsa telah ditekankan untuk turut membantu memutus mata rantai penyebaran virus Corona/Covid-19/SARS-CoV-2 melalui stay at home atau berupaya untuk tetap berada di dalam rumah saja. Tapi di sisi lain Pemerintah melalui Menkumham Yassona Laoly justru telah bertindak blunder dengan kebijakan keblingernya telah membebaskan para narapidana umum.

Model Lockdown Apakah Yang Kita Mau?



Saya sejak awal sudah dapat memprediksi betapa wabah pandemi virus Corona/Covid-19/SARS-CoV-2 boleh terjadi di negara mana saja, asalkan jangan pernah terjadi di Indonesa. Mengapa demikian? Sebab ketika virus Corona/Covid-19/SARS-CoV-2 menjalar ke Indonesia maka boleh bisa dipastikan banyak kepentingan politis dari para elite oposisi di Dalam Negeri dan Luar Negeri, tentunya dalam hal ini Amerika Serikat akan memainkan peranan aktifnya yang merucut menjadi agenda politik tersembunyi memanfaatkan semua akibat yang disebabkan oleh virus Corona/Covid-19/SARS-CoV-2 di Indonesia untuk menjatuhkan Presiden Jokowi.

Logika Nyungsep Oleh Lebay Corona



Hakikatnya tanpa kehadiran virus Corona/Covid-19/SARS-CoV-2, kita sudah terbiasa tanpa harus bersikap secara lebay dalam menghadapi berbagai ancaman virus penyakit mematikan seperti HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome), Avian Influenza alias Flu Burung, Ebola, MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang sampai sekarang belum juga ada vaksinnya.

Kerusakan Silaturahmi Anak Bangsa Oleh Phobia Corona



Ketika para anak bangsa meminta segera kepada Pemerintah agar bergegas tanggap untuk mengevakuasi para Warga Negara Indonesia yang masih bertahan di kota Wuhan ibukota Propinsi Hubei, Tiongkok, tapi ironisnya ketika para WNI sudah dievakuasi dan dipulangkan ke tanah air sendiri, yang terjadi justru malah sebaliknya. Kehadiran para WNI hasil upaya evakuasi justru malah mendapatkan penolakan oleh warga lokal di tanah airnya sendiri.

Klitih, Intropeksi Dosa Orang Tua dan Solusi Penanganan



Lima tahun belakang ini Jogjakarta telah dihadirkan kasus-kasus Klitih. Fenomena baru dari wujud kenakalan remaja anak-anak dari kalangan Sekolah Menengah yang diekspresikan melalui kehidupan gengter. Mereka akan keluar di malam hari ramai-ramai menggunakan motor untuk membuat tindak keonaran kepada siapa saja yang menjadi target korban sesuai kehendak seleranya hingga sampai berujung kepada tindakan pidana, seperti perampasan, perampokan, pengrusakan, penganiayaan dan pembunuhan.