


JOEHOOGI.COM - Saya tidak percaya jika DPR dari fraksi-fraksi partai pengusung pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dan pengusung paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo - Mahfud MD mau bersedia melakukan hak interpelasi dan hak angket.

JOEHOOGI.COM - Nyaris dua periode akan mau dilalui Jokowi tapi tidak sedikit dari kita yang belum mampu atau seringkali salah dalam membaca setiap strategi langkahnya sebagai Presiden .

JOEHOOGI.COM - Sepekan ini publik dipergaduhkan dengan kick off I Wayan Koster yang telah secara resmi menolak Timnas Israel untuk hadir di Bali dalam drawing Piala Dunia U-20.

Hanya demi kemauan ambisi para Jokowiophobia: Asal Bukan Jokowi, mereka kibarkan Tagar 2019 Ganti Presiden. Makna Ganti Presiden memiliki denotasi multi tafsir yang bisa diartikan ganti sistem RepublikJOEHOOGI.COM - Hanya demi menuruti kemauan ambisi para Jokowiophobia: Asalkan Bukan Jokowi, para Jokowiophobia ikhlaskan aneka pemicu kegaduhan yang acap ditabuh-tabuhkan seperti genderang mau berperang hingga sampai nilai-nilai kebangsaan harus lari terbirit-birit dan sambil terkencing-kencing di celana lantas sesama para anak bangsa tahu-tahu terbelah menjadi dua sisi kutub fauna, Kecebong dan Kampret.
Apa yang menjadi landasan Jokowi adalah kecuali dalam kondisi overmacht yaitu jangan membangun permusuhan tapi kalau dalam keadaan overmacht maka apa boleh buat tetap harus berani melawannyaJOEHOOGI.COM - Masih ingat kasus perkelahian Muhamad Irfan Bahri untuk membela diri dari ancaman serangan para begal di jalan? Irfan terpaksa berkelahi untuk membela diri sebab jika Irfan tidak melakukan pembelaan diri, maka yang terjadi Irfan yang mati di tangan para begal. Silahkan baca kembali tulisan saya berjudul Bebaskan Irfan Mau Tunggu Apa Lagi? melalui blog ini.
Mencuri start kampanye politik Pilpres 2019 secara frontal dan terang benderang ini melalui Tagar 2019 Ganti Presiden telah menunjukkan betapa telah terjadi pelanggaran tindak pidana Pasal 492 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang PemiluJOEHOOGI.COM - Terhadap maraknya Tagar 2019 Ganti Presiden yang bergulir ke tengah masyarakat akhir-akhir ini, saya anggap sebagai pola pikir Jokowiophobia yang mengkacaukan tata bahasa jika tidak mau disebut sebagai tindak pengingkaran terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebab memiliki kandungan multi tafsir yang bisa dibelokkan pengertiannya sebagai wujud pengingkaran terhadap Undang-Undang Dasar 1945.
Sejak awal Jokowi dilantik menjadi presiden selalu dicari-cari kesalahannya. Tidak ditemukan kesalahan akan tetap selalu dicari-cari sampai dapat, kalau perlu diplintir-plintir dan dimasak-masak sedemikian rupa, sekali lagi pokoknya asal bagaimana yang tidak ada kesalahan akan menjadi sebuah kesalahanJOEHOOGI.COM - Kendala sebagai ancaman untuk Indonesia pada era kepemimpinan Presiden Joko Widodo tiada lain para Jokowiophobia ingin melakukan perubahan melalui target Pokoknya Asal Bukan Jokowi. Sepak terjang Pokoknya Asal Bukan Jokowi inilah yang acapkali muncul dalam percaturan perpolitikan di Indonesia sekarang.
Mengapa antar anak bangsa saling memaki-maki menyebut sebuah perbedaan dengan kecebong? Apakah kecebong termasuk binatang paling ngeyel di antara binatang yang lain? Kubuka buku ensiklopedia ternyata tiada jawaban relevansinya yang disebut kecebong sebagai makhluk ngeyelJOEHOOGI.COM - Kadang aku tidak dapat memahami apa maksud tersembunyi pada kata kecebong yang akhir-akhir lagi ngetrend. Aku mencoba untuk bertanya tapi jawabnya tetap sama yaitu salah satu makhluk hidup ciptaan Allah SWT sebelum menjadi seekor katak. Lantas mengapa kecebong harus dinistakan? Adakah yang salah pada ciptaan Allah SWT ini sehingga para ulama punturut menista-nistanya?
Tidak bisa terbayangkan jika seruan pemecatan ini diumumkan oleh Presiden Joko Widodo maka dalam hitungan di bawah detik pasti bakal terjadi riakan demo berjilid-jilid betapa seruan maksud baik Negara akan digoreng menjadi kriminalisasi ulamaJOEHOOGI.COM - Ketika membaca artikel berita di Tempo perihal Arab Saudi Umumkan Pecat Ribuan Imam Radikal dan Provokator, maka yang terlintas dalam benak saya tiada lain dan tiada bukan beruntunglah seruan pemecatan kepada ribuan Imam ulama yang terindikasi oleh pemahaman radikalisme ini terjadi di wilayah Negara Arab Saudi dan diumumkan oleh Raja Salman bin Abdul Aziz untuk menangakal propaganda kebencian sebagai biang dari induk terorisme.
Jika provokasi dijadikan penyelesaian persoalan bangsa, maka perbedaan bukan lagi cita rasa kebersamaan. Betapa yang terjadi semua merasa mau benar sendiri sementara wajah Tuhan dibikin tergalak mirip sang gladiator yang tidak berbelas asihJOEHOOGI.COM - Jika kesendirian seorang Presiden di negeri yang multikultural tapi sekarang terbalut oleh kesunyian kebangsaan akibat hiruk-pikuk Jokowiophobia, maka doa-doamu adalah jalan keluarmu yang aku dengar di antara riakan caci maki sebagian anak bangsa kepadamu.