Tertarik menyampaikan ide pikiran dalam etos kebebasan berpikir secara aktual dan faktual dalam perspektif umum, berminat dalam pemrograman web dan manajer media sosial yang saat ini tinggal di Jogjakarta, Indonesia

Orangtua Di Negeri Bedebah



Jangan menghakimi anak-anak
sebab kenakalan anak-anak kita 
tak sebanding dengan kenakalan 
diperbuat kalian para orangtua.
Bedebah perilaku kalian 
sebagai orangtua di Negeri Bebebah 
hanya mengajari anak-anak kita 
agar moralitas bangsa 
semakin corat-marut 
agar nilai kebangsaan 
semakin luluh-lantak 
agar slogan kebhinnekaan 
semakin ambruk terpuruk.

FKMY Setahun Berkibar Setahun Bubar



Maksud dari tulisan saya ini FKMY Setahun Berkibar, Setahun Bubar  hanya sekedar berbagi nostalgia perjuangan dari kesaksian saya untuk mengenang lembaran peristiwa sejarah 26 tahun yang silam betapa proses perjuangan dari para aktivis Gerakan Mahasiswa era 1990-an, khususnya aktivis Gerakan Mahasiswa di lingkup lingkungan internal Forum Komunikasi Mahasiswa Yogyakarta (FKMY) banyak mengalami terjal rintangan, penuh tantangan resiko dan intrik di antara sesama kawan-kawannya sendiri yang kemudian memang harus diambil dalam sebuah pilihan. Semua tulisan ini merupakan copy paste dari catatan harian saya.

Diskusi Perdanaku Membongkar Corat-Marutnya Hukum Di Indonesia




30 Oktober 1989Senin, pukul 08.45 WIB saya ditunjuk sebagai panelis untuk menyampaikan makalah saya setebal 10 halaman dengan judul Menguak Wajah Asli Negara Indonesia Sebagai Negara Kekuasaan Bukan Negara Hukum dalam Diskusi Internal bertemakan Menelusuri Problema Hukum Di Indonesia  yang diselenggarakan oleh Badan Perwakilan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Janabadra Yogyakarta.

Menolak Li Peng Sebagai Wujud Solidaritas Tiananmen Berdarah



Maksud dari tulisan saya berjudul Menolak Lie Peng Sebagai Wujud Solidaritas Tiananmen Berdarah hanya sekedar berbagi nostalgia perjuangan dari kesaksian saya untuk mengenang lembaran peristiwa sejarah 26 tahun yang silam betapa proses perjuangan dari para aktivis Gerakan Mahasiswa era 1990-an banyak mengalami terjal rintangan, penuh tantangan dan resiko yang harus diambil sebagai pilihan demi  untuk sebuah masa depan negeri yang lebih bermartabat, beradab dan demokratis sesuai amanat dari cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. Semua tulisan ini merupakan copy paste dari catatan harian saya. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

Intrograsi Dan Intimidasi Berakhir Di Bethesda




Maksud dari tulisan saya berjudul Intrograsi Dan Intimidasi Berakhir Di Bethesda hanya sekedar berbagi nostalgia perjuangan dari kesaksian saya untuk mengenang lembaran peristiwa sejarah 26 tahun yang silam betapa proses perjuangan dari para aktivis Gerakan Mahasiswa era 1990-an banyak mengalami terjal rintangan, penuh tantangan dan resiko yang harus diambil sebagai pilihan demi  untuk sebuah masa depan negeri yang lebih bermartabat, beradab dan demokratis sesuai amanat dari cita-cita Proklamasi Kemerdekaan. Semua tulisan ini merupakan copy paste dari catatan harian saya. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

Menolak Pembredelan Pers Berujung Patah Tulang Bahu Tangan Kiriku



Maksud dari tulisan saya ini, Menolak Pembredelan Pers Berujung Patahnya Tulang Bahu Tangan Kiriku hanya sekedar berbagi nostalgia perjuangan dari kesaksian saya terhadap insiden kekerasan aparat kepolisian terhadap Gerakan Mahasiswa yang memprotes pembredelan pers nasional (Tempo, Editor dan Detik) di Boulevard UGM, Yogyakarta yang terjadi pada tanggal 27 Juni 1994. 

Supersemar Legitimasi Prahara Berdarah



Inilah Surat Perintah 11 Maret 1966 yang menjadi alat legitimasi prahara anak-anak bangsa Indonesia pasca 1965 di mana 89 juta lebih para anak bangsa telah tercabut hak hidupnya secara paksa tanpa proses peradilan.

Menguak Wajah Orde Baru Melalui Karikatur


Dua puluh dua tahun silam  
ketika kebebasan ekspresi
masih terlampau mahal di negeri ini
seorang kawan bernama: 
mencurahkan ekspresinya 
melalui tintanya.

Semoga Lekas Sembuh Alfonsa Diana



Kabut masih turun 
di balik luar jendela rumah sakit. 
Aku belum juga bisa tidur. 
Segelas kopi panas 
telah menghangatkan 
dinginnya pagi.

Tuhan Kawan Dalam Berpikirku

Ziarah Mengenang Andi Munajat


Jangan tanyakan nama Andi Munajat kepada para mahasiswa angkatan 1980-an Fakultas Filsafat Universitas Gajah Mada sebab sudah pasti mereka akan mengenalnya. Tapi tanyakan juga nama Andi Munajat kepada kawan-kawan yang pernah bergelut sebagai aktivis mahasiswa di tahun-tahun 1990-an, tidak perduli apakah mereka bergelut sebagai aktivis diskusi, pers dan demonstran, atau sekaligus merangkap ketiganya, pasti mereka juga akan mengenal sosok seorang aktivis bernama Andi Munajat.

Umpatan 1998



Umpatan Indonesia hari ini 
wajah ibukota yang dibakar 
oleh anarki. 
Wabah chaos 
orang-orang kalap 
menjadi nyamuk-nyamuk 
menyengat siapa saja. 
Di sana-sini amuk rakyat 
berkecamuk meremukan 
apa saja yang dijumpai. 
Dendam membusuk meledak 
menjadi rimba amarah 
tanpa hukum.

Menguak Keranda Sejarah Kepahlawanan Siauw Giok Tjhan



Siauw Giok Tjhan, siapakah dia? Maklum untuk generasi yang lahir pada masa pasca Orde Baru, bahkan terlebih-lebih pada generasi yang lahir pada masa pasca Reformasi sudah pasti tidak akan mengenal dan akan merasa asing mendengar nama Siauw Giok Tjhan sebab sejak berdirinya rezim Orde Baru, sosok kepahlawanannya tidak pernah ditulis dalam sejarah resmi Indonesia.


 

Ketik dan Tekan Enter