Media berbasis situs weblog dengan tagar Indonesia Raya berjuang mengeksplorasi sejarah, peradaban politik, ekonomi, sosial, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan tekhnologi.



Tuhan Kawan Dalam Berpikirku


Dalam hening 
kuambil papan catur
kini lawan tandingku 
adalah Tuhan.
Kami berpikir bersama 
saling menentukan 
siapa yang kalah dan menang.
Tentunya aku akan menunda doaku 
sebab kami sedang bertanding.

Ini bukan pembangkangan.
Ini adalah dinamika.
Ini adalah ekspresi.
Malam menyudutkan hening
sementara belum ada
kalah dan menang.
Tahu-tahu, skak mat!
Aku kalah telak.
Tuhan menang.
Tapi aku masih menantangnya
besok malam
sebab sekarang kedua mataku
terantuk kantuk.

Kami tidur lesehan di tikar
sementara hujan
masih muntahkan
dahaknya. 


Baca Juga :



Load Comments

 

Ketik dan Tekan Enter