
Ini bukan pembangkangan. Ini adalah dinamika. Ini adalah ekspresi. Sementara malam semakin menyudutkan kami dalam hening tanpa kantuk. Sementara belum ada kalah dan menang
Ini bukan pembangkangan. Ini adalah dinamika. Ini adalah ekspresi. Sementara malam semakin menyudutkan kami dalam hening tanpa kantuk. Sementara belum ada kalah dan menang. Tahu-tahu, skak mat! Aku kalah telak. Tuhan menang. Tapi aku masih menantangnya besok malam sebab sekarang kedua mataku terantuk kantuk.
Kami tidur lesehan di tikar. Sementara hujan masih saja memuntahkan dahaknya.