Kembali Ke Atas
Loading...
Temukan saya di:

Jokowi Di Tengah Kegaduhan Tagar 2019 Ganti Presiden


Kendala sebagai ancaman untuk Indonesia pada era kepemimpinan Presiden Joko Widodo tiada lain para oposisinya ingin melakukan perubahan melalui target Pokoknya Asal Bukan Jokowi. Sepak terjang Pokoknya Asal Bukan Jokowi inilah yang acapkali muncul dalam percaturan perpolitikan di Indonesia sekarang. Meskipun Jokowi sebagai Presiden telah melakukan berbagai macam kebijakan yang berkeadilan dan pro rakyat tapi tetap saja kebijakannya dipandang hanya sebelah mata sebab tolok ukurnya selama program kebijakannya itu datang dari Jokowi maka kebijakan yang berkeadilan pun tetap dipersepsikan sebagai kebijakan yang tidak berkeadilan, dan kebijakan yang pro rakyat pun tetap dipersepsikan aebagai kebijakan yang serba menindas rakyat. Pokoknya segala cara yang haram dan irasional akan menjadi halal dan rasional selama target tujuannya Pokoknya Asal Bukan Jokowi.

Mengkritisi Sosok Ketokohan Amien Rais



Pesan Sang Binatang Jalang, Chairil Anwar dalam salah satu puisinya di tahun 1943 berjudul Diponegoro, ada kalimat yang tertulis di bait puisinya: "Sekali berarti, sudah itu mati". Pesan Chairil Anwar ini jika dikaitkan dengan sosok ketokohan Amien Rais tampaknya tidak akan pernah berlaku dan tidak akan berarti apa-apa untuk sosok ketokohan anak bangsa sendiri bernama Amien Rais. Padahal awal perjuangan menuju era Reformasi, Amien Rais menyandang julukan mulia sebagai Lokomotif Reformasi atau Bapak Reformasi yang sangat berarti. Tapi dengan bergulirnya waktu, sikapnya sebagai Bapak Reformasi yang sangat berarti itu justru semakin dikikisnya sendiri oleh sikap semangat ambisinya yang menjadi-jadi, bermanuver sebagai sosok Sengkuni sehingga cepat atau lambat justru akan mempermalukan dirinya sendiri yang membuat publik menjadi tidak simpati.

Freudian Bernama Rocky Gerung



Sebagai seorang akademisi, sekaligus pemerhati terhadap ilmu filsafat, Rocky Gerung menunjukkan sikap ide pemikirannya tampil berada dalam lingkaran sebagai Freudian, menawarkan konsep berpikirnya dalam kajian kritisnya ala Sigmund Freud, khususnya perihal ide-ide psikoanalisanya yang telah mengkritisi Kitab Suci sebagai kajian tembaknya.

Jangan Jauhkan Puisi Dari Sukmanya



Kalau saja sampai ada sebuah ekspresi bernama puisi sampai  diintimidasi, dipersekusi, diintrograsi dan bahkan sampai diadili  maka saya lah orang pertama yang berada di barisan penolakan kesewenang-wenangan itu sebab puisi harus dilawan dengan puisi. Suka tidak suka adalah selera. Puisi tumbuh dari ekspresi. Puisi bukan tumbuh dari pesanan, dia bisa bebas berbicara apa saja.

An Open Reprimand To Yusril Ihza Mahendra



Saya mencoba membuktikan kebenaran. Nyaris semua search engine  kutelusuri kalau perlu setiap sajian News dari mulai newspapers
magazines dan websites hingga news presentation di televisi kabel  sudah nyaris saya kupas habis tapi tak satu pun saya menjumpai ada sajian berita perihal Inggris menutup 500 gereja dan membangun 423 masjid sebagaimana disampaikan tertulis dalam cuitan  @Yusrilihza_Mhd 27 March 2018 3:42 AM.
loading...
loading...

 

Ketik dan Tekan Enter