>

Pansus Hak Angket Di Tengah Amuk Kemelaratan Anak Bangsanya Sendiri



Saya sampai sekarang masih merasa tidak percaya jika saya memiliki Dewan Perwakilan Rakyat sebab setiap tahun berjalan saya hanya menyaksikan kemelaratan para anak bangsaku di sana-sini, anak-anak kampung yang putus sekolah dan para pemuda kampung dibiarkan tanpa pekerjaan, sehingga Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia yang berkumandang setiap tahun nyaris tidak dapat saya pahami lagi.

Saya sampai sekarang masih merasa tidak percaya jika saya memiliki Dewan Perwakilan Rakyat sebab kemelaratan yang saya saksikan selalu dalam pembiaran, sementara para pejabat tinggi hanya sibuk dalam kegaduhan kebangsaan, meracau demi kepentingan partai dan pesanan sembari terus memperkaya diri sendiri. Persetan dengan kemelaratan para anak bangsanya sendiri.

Saya sampai sekarang masih merasa tidak percaya jika saya memiliki Dewan Perwakilan Rakyat sebab masih ada saja dari para anak bangsa sendiri yang hidup tanpa pengharapan dan kebutuhan hidup dalam belas kemiskinan, tapi mereka masih saja bikin Pansus Hak Angket.

Padahal realitas yang dialami oleh para anak bangsanya sendiri hanya dapat memahami nasi sebagai Hak Azasi dan harapan doa dari anak-anak semoga bapak lekas sembuh dari penyakit TBC-nya. (Joe Hoo Gi)






BUKA KOMENTAR