September 26, 2018

Menolak Lupa Wiji Thukul Di Pilpres 2019

Menolak Lupa Widji Thukul Di Pilpres 2019
Saya tidak peduli siapa yang telah melenyapkan kehidupan Wiji Thukul. Sebab apalah artinya makna kepedulianku, kepedulian keluarga dan kepedulian kawan-kawannya jika terbukti selama 20 tahun mereka yang berjuang untuk mengungkap tabir peristiwa kejahatan kemanusiaan ini selalu saja kandas sia-sia tiada berbekas di ujung kesabaran tanpa batas.

Juli 30, 2018

Mengenal Keistimewaan Jogjakarta Dari Sarkem Sampai Bong Suwung

Mengenal Keistimewaan Jogjakarta Dari Sarkem Sampai Bong Suwung Tanyakan kepada siapa saja yang pernah singgah lama di wilayah Jogjakarta pasti mengenal dan mengetahui dua tempat bertetanggaan yang berada di pusat jantung kota Jogjakarta, Pasar Kembang (Sarkem) dan Bong Suwung (khusus mengenai nuansa kehidupan di Bong Suwung pernah saya tulis dalam bentuk sajak di blog ini dalam judul Bong Suwung Di Malam Hari dan Badran Di Tengah Malam Hari. Bahkan tidak berlebihan jika saya menyatakan siapa saja yang pernah menjadi mahasiswa in de kost di salah satu Perguruan Tinggi di Jogjakarta pasti tidak merasa asing dengan dua wilayah ini.

Maret 27, 2018

Peran Etnis Tionghoa Dalam Sejarah Berdirinya Kesultanan Jogjakarta

Peran Etnis Tionghoa Dalam Sejarah Berdirinya Kesultanan JogjakartaBanyak stereotip pemahaman subyektif yang beredar di tengah masyarakat Jogjakarta seolah-olah masyarakat minoritas etnis Tionghoa yang tinggal di Daerah Istimewa Jogjakarta tidak memberikan kontribusi perjuangannya untuk melawan pasukan imperialisme Belanda. Padahal sejarah telah menuliskan betapa Sultan Hamengkubuwono I ketika masih menjadi Pangeran Mangkubumi sudah menjalin kemitraan kebangsaan kepada masyarakat etnik Tionghoa sebagai kawan berperang  melawan pasukan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC).

Maret 14, 2018

Mengenang 33 Tahun Geger Borobudur

Mengenang 33 Tahun Geger Borobudur
Lagu berjudul Geger Borobudur yang dilantunkan oleh mendiang Tom Slepe pada tahun 1985 merupakan lagu untuk mengenang betapa tragedi teror pengeboman Borobudur untuk waktu ke depan tidak lagi terulang sebab Borobudur selain sudah menjadi aset Bangsa dan Negara, ternyata juga sudah menjadi aset Internasional yang harus dipelihara sejarah peradabannya.

September 01, 2017

Siapapun Sultannya Jogjakarta Tetap Istimewa

Siapapun Sultannya Jogjakarta Tetap IstimewaBetapa sejak tahun 2011 pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden perihal keistimewaan Jogjakarta yang diangapnya sebagai sistem monarki yang bertabrakan dengan sistem demokrasi dan Konstitusi Negara sehingga menjadi polemik bumerang kegaduhan di tengah masyarakat merupakan awal tumbuhnya sikap kecemasan saya menyangkut masa depan Jogjakarta.