Media berbasis situs weblog dengan tagar Indonesia Raya berjuang mengeksplorasi sejarah peradaban politik, ekonomi, sosial, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan tekhnologi.



Siapa Lagi Kambing Hitam Setelah Jessica?


Sang dalang terus saja tertawa bersayonara di arena sidang terhormat. Skenario massif yang berhasil. Konspirasi kondusif yang terampil. Tanpa barang bukti dan saksi,  terdakwa si kambing hitam betina  telah diganjar vonis palu hakim menjadi terpidana duapuluh tahun penjara.

Asuransi Jiwa 5 Juta USD Untuk Wayan Mirna


Meskipun polisi sudah menetapkan Jessica Kumala Wongso kurang lebih 35 hari sebagai tersangka dibalik terbunuhnya Wayan Mirna Salihin tapi sejak awal saya sudah tidak yakin kalau Jessica Kumala Wongso adalah tersangka di balik terbunuhnya Wayan Mirna Salihin. Untuk mengingatkan kembali baca ke dua tulisan saya berjudul Saya Tidak Yakin Jessica Pembunuh Mirna dan Arogansi Polisi Terhadap Tersangka (Studi Kasus Jessica Kumala Wongso).

Arogansi Polisi Menetapkan Tersangka Jessica

Apa perbedaan Kepolisian Republik Indonesia dengan Kepolisian di Amerika Serikat khususnya fungsi dan tugas polisi sebagai penyidik dalam menetapkan seorang sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pembunuhan? 

Saya Tidak Yakin Jessica Pembunuh Mirna

Meski Jessica Kumala Wongso sudah ditetapkan menjadi tersangka, tetapi saya masih belum dapat meyakini ada keterlibatan  tersangka  dibalik terbunuhnya Wayan Mirna Salihin. Bahkan yang sudah mempunyai keputusan hukum yang tetap oleh Pengadilan menjadi terpidana dalam kasus tindak pidana pembunuhan pun yang dialami oleh Antasari Azhar (2009),Muhammad Siradjudin alias Pak De (1986) dan Sengkon-Karta (1974),sekali lagi saya tidak begitu mudah meyakini jika mereka  melakukan tindak pidana pembunuhan.

 

Ketik dan Tekan Enter