Selamat Jalan Kwa Sien Hok: Akhir Kesendirianmu Menghebohkan Banyak Orang

Selamat Jalan Kwa Sien Hok: Akhir Kesendirianmu Menghebohkan Banyak Orang

Entah bagaimana saya harus memulai tulisan saya ini. Tapi yang jelas tulisan ini tidak akan saya tulis jika saja kawan saya, Kwa Sien Hok alias Soebijoto Kuamerta yang nyaris selama 32 tahun saya sudah tidak lagi bergumul pertemanan dengannya, mendadak pada masa tuanya telah dikabarkan secara tragis meninggal dunia dalam kondisi duduk membusuk di ruang tamu, sementara ibu kandungnya yang sudah tua renta dan konon menderita kelumpuhan total akibat stroke juga jenasahnya ditemukan meninggal dunia tergeletak membusuk di kamar mandi.

Selamat Hari Guru Nasional

Selamat Hari Guru Nasional

Aku terperanjat dari meja komputerku sebab ternyata waktu sudah menunjukkan jam 06.30 WIB tapi anakku masih asyik mendengkur dengan mimpi-mimpinya yang belum selesai.  Segera aku membangunkannya agar dia segera mandi untuk bergegas bersiap berangkat ke sekolah. Tapi dia mengingatkanku betapa kalau hari ini 25-11-2017  semua sekolah di Indonesia libur sebab hari ini adalah sebagai Hari Guru Nasional ke-72.

Selamat Jalan Solikhin: Di Puncak Sakitmu, Di Akhir Senyummu

Selamat Jalan Solikhin: Di Puncak Sakitmu, Di Akhir Senyummu

Solikhin? Konon dia kawan terbaikku. Satu mahasiswa  Fakultas Hukum, tercatat sebagai angkatan kawak-kawak di Universitas Janabadra JogjakartaMasih terlintas dipikiranku ketika kami sama-sama pernah berkecimpung di Teather Ujanta. Dia diberi peran sebagai waria. Entah alasan apa yang terlintas di benak sang sutradara sehingga harus memilih figur Solikhin sebagai waria?

Video: Selamat Jalan Chatarina: Di Akhir Sembilan Belas Lebih Tiga Menit

Dua puluh tiga tahun dia bertahan menemaniku sebagai sahabat terbaik dalam hidupku. Mengisi setiap ruang kehidupan. Merajut lelah perjalanan. Menelan setiap perbedaan menjadi cita rasa pengertian. Suka dan duka adalah permainan yang paling mengasyikkan. Jika cinta adalah lentera keabadian maka dibutuhkan ujian pembuktian.

Diskusi Kelompok Studi Formasi Dibalik Keranda

Diskusi Kelompok Studi Formasi Dibalik Keranda

Maksud dari tulisan saya ini hanya sekedar berbagi nostalgia perjuangan dari catatan kesaksian saya untuk mengenang kembali lembaran peristiwa sejarah 23 tahun yang silam.

Pertemuan Aktivis Gerakan Mahasiswa Era 1990-an (Part 1)

Pertemuan Aktivis Gerakan Mahasiswa Era 1990-an (Part 1)

Tulisan saya ini terbagi menjadi dua serial artikelSerial artikel pertama berjudul Mengenang Pertemuan Aktivis Gerakan Mahasiswa Era 1990-an (Part 1) yang berlangsung di Kaliurang, Yogyakarta. Serial artikel kedua berjudul Mengenang Pertemuan Aktivis Gerakan Mahasiswa Era 1990-an (Part 2) yang berlangsung di Lembang, Bandung.

Antithesa Blunder Gerakan Mahasiswa 1990-an

Antithesa Blunder Gerakan Mahasiswa 1990-an

Apa yang menjadi ciri khas krusial dari pola ideologis perjuangan aktivis Gerakan Mahasiswa era 1990-an? Mengapa harus jatuh pada pilihan yang lebih spesifik kepada Gerakan Mahasiswa era 1990-an? Mengapa tidak langsung mengarah yang lebih ideal kepada Gerakan Mahasiswa di era Orde Baru mengingat pada era 1970-an juga telah lahir peristiwa Gerakan Mahasiswa yang pernah menorehkan peristiwa sejarah berskala nasionalnya seperti peristiwa Malapetaka 15 Januari 1974 yang dikenal dengan peristiwa Malari dan Insiden Berdarah 1978 di kampus ITB?

Mengenang Sosok Sahabatku, Gun Jack

Mengenang Sosok Sahabatku, Gun Jack

Ketika saya masih mahasiswa angkatan 1987 di Universitas Janabadra Yogyakarta, tempat kediaman kost pertama saya tiada lain di kampung Badran. Mengapa saya memilih kampung Badran? Karena lokasinya tidak jauh dari kampus saya, cukup di tempuh dengan jalan kaki sekitar kurang lebih delapan puluh delapan ayunan langkah kaki jika saya tak salah menghitung jarak dari kediaman kost saya hingga ke tempat kampus saya.

Dapatkan Pemberitahuan Setiap Ada Artikel Terbaru