Lebay Mempornografikan Bikini Dinar Candy Sebagai Delik

Lebay Mempornografikan Bikini Dinar Candy Sebagai Delik

Jakarta bukan Bali. Tapi Jakarta dan Bali adalah Indonesia. Di Jakarta, Dinar Candy aksi protes pakai bikini ditangkap polisi karena dianggap melakukan pasal delik pornografi. Sementara di Bali pakai bikini di depan publik adalah pemandangan sehari-hari yang acap bisa kita temukan kapan saja. 

Apa yang dilakukan Dinar Candy sebagai warga negara cukup mengekspresikan hak protesnya yang dijamin undang-undang terhadap kebijakaan PPKM Darurat yang telah diperpanjang oleh Pemerintah melalui aksinya dengan cara mengenakan bikini di depan publik. 

Aksi protes Dinar Candy sejujurnya aksi protes yang patut dicontoh. Sebab dia melakukan aksi protesnya sendirian tidak mengajak siapa-siapa untuk terlibat dalam aksinya kecuali cukup kepada dirinya sendiri. Tidak ada satu pun anak bangsa yang berkerumun pada saat aksinya berlangsung . Substansi kehadirannya pun dijamin dapat menjaga jarak secara total.  

Dinar Candy tidak melakukan shirtless di depan umum sehingga cara aksinya pun tidak bisa disamakan dengan Ty MacDowell aktivis perempuan asal Amerika Serikat yang melakukan aksi protesnya dengan cara shirtless menyusuri jalanan kota Portland. 

Dinar Candy hanya mengenakan bikini di depan umum sehingga cara aksinya pun tidak bisa disamakan dengan Sri Reddy aktris India yang nekat melakukan aksi protesnya seorang diri dengan melepaskan seluruh pakaiannya hingga sampai topless di depan publik.

Aksi berpose bikini ala Dinar Candy biasa kita temukan di kota Bali sebagai pemandangan sehari-hari sehingga cara aksinya pun tidak dapat disamakan dengan Are Rojas aktris model asal Meksiko yang nekat melakukan aksinya dengan cara berpose totally naked di salah satu pom bensin di kotanya sebagai wujud aksi protesnya terhadap tidak berdayanya hukum di Meksiko dalam meredam tindak kekerasan terhadap kaum perempuan.

Jika bikini yang menjadi persoalan delik Dinar Candy, saya rasa polisi terlalu lebay mencari-cari kesalahan yang ada pada sosok manusia bernama Dinar Candy. Sebab bagaimanapun sebaik-baiknya manusia di dunia ini jika dicari-cari kesalahannya maka akan tetap ditemukan kesalahannya. Mempornografikan bikini adalah tindakan yang terlalu lebay. The one whose name is a bikini is not naked because the genitals are still tightly closed.

Dalam perspektif nilai universal, bikini tidak memiliki unsur ketelanjangan karena masih memiliki upaya alat pelindung untuk menutupi alat vital perempuan bernama payudara dan organ intimnya. Sehingga kondisi yang demikian tidak bisa bikini masuk ranah delik pornografi kecuali kalau logika hukumnya mau ditarik ke ranah yang lebih spesifik betapa bikini melanggar hukum syariah. (Joe Hoo Gi)

mBambung Official


 Sampaikan kritik Anda kepada artikel kami di atas: Lebay Mempornografikan Bikini Dinar Candy Sebagai Delik melalui kolom komentar yang sudah kami sediakan.




Dapatkan pemberitahuan setiap ada artikel terbaru