September 25, 2019

Meneladani Methode Aksi BEM Unair dan Gejayan Memanggil yang Super Damai

Meneladani Methode Aksi BEM Unair dan Gejayan Memanggil yang Super Damai
Tidak semua aksi protes mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang marak terjadi belakangan ini berakhir ricuh dan rusuh sebab masih ada methode aksi perjuangan yang mereka pakai dalam menyampaikan hak pendapat di muka umum telah dilakukan secara etis dengan menjunjung tinggi semangat anti kekerasan (non-violence) yang notabene telah mengingatkan kepada publik pentingnya perjuangan ala Ahimsa dari konsep pikiran Mahatma Gandhi.

Januari 16, 2017

Mengenang Pertemuan Aktivis Gerakan Mahasiswa Era 1990-an (Part 1)

Mengenang Pertemuan Aktivis Gerakan Mahasiswa Era 1990-an (Part 1) Tulisan yang bertajuk Mengenang Pertemuan Aktivis Gerakan Mahasiswa Era 1990-an, saya bagi menjadi dua serial artikelSerial artikel pertama berjudul Mengenang Pertemuan Aktivis Gerakan Mahasiswa Era 1990-an (Part 1) yang berlangsung di Kaliurang, Yogyakarta. Serial artikel kedua berjudul Mengenang Pertemuan Aktivis Gerakan Mahasiswa Era 1990-an (Part 2) yang berlangsung di Lembang, Bandung.

Januari 12, 2017

Antithesa Blunder Gerakan Mahasiswa 1990-an

Antithesa Blunder Gerakan Mahasiswa 1990-anApa yang menjadi ciri khas krusial dari pola ideologis perjuangan aktivis Gerakan Mahasiswa era 1990-an? Mengapa harus jatuh pada pilihan yang lebih spesifik kepada Gerakan Mahasiswa era 1990-an? Mengapa tidak langsung mengarah yang lebih ideal kepada Gerakan Mahasiswa di era Orde Baru mengingat pada era 1970-an juga telah lahir peristiwa Gerakan Mahasiswa yang pernah menorehkan peristiwa sejarah berskala nasionalnya seperti peristiwa Malapetaka 15 Januari 1974 yang dikenal dengan peristiwa Malari dan Insiden Berdarah 1978 di kampus ITB?

Januari 26, 2016

Menguak Kasus Skandal Pembelian Tanah Kampus Terpadu

Menguak Kasus Skandal Pembelian Tanah Kampus TerpaduMaksud dari tulisan saya ini, Perjuangan Menguak Kasus Skandal Pembelian Tanah Kampus Terpadu, hanya sekedar berbagi nostalgia perjuangan dari kesaksian saya untuk mengenang kembali lembaran peristiwa sejarah 22 tahun yang silam betapa proses perjuangan dari para aktivis Gerakan Mahasiswa era 1990-an, khususnya yang terjadi pada permasalahan internal di Universitas Janabadra yang menyangkut skandal pembelian tanah kampus terpadu Universitas Janabadra di desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta banyak mengalami terjal rintangan, penuh tantangan dan resiko yang harus diambil sebagai pilihan demi untuk sebuah masa depan pendidikan yang lebih bermartabat, beradab dan transparan sesuai amanat dari cita-cita ketika Perguruan Tinggi Swasta ini didirikan. Semua tulisan ini merupakan copy paste dari catatan harian saya. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

Desember 18, 2015

Menolak Cuti Paksa 183 Mahasiswa

Menolak Cuti Paksa 183 MahasiswaMaksud dari tulisan saya ini, Menolak Cuti Paksa 183 Mahasiswa, hanya sekedar berbagi nostalgia perjuangan dari kesaksian saya untuk mengenang kembali lembaran peristiwa sejarah 25 tahun yang silam betapa proses perjuangan dari para aktivis Gerakan Mahasiswa era 1990-an, khususnya aksi kepedulian dari beberapa aktivis mahasiwa yang kemudian membuat perlawanan di lingkungan internal dalam wujud Gerakan Mahasiswa untuk memprotes otoriter dan arogansi seorang rektor yang mencuti-paksakan 183 mahasiswanya ketika terlambat membayar SPP, memang banyak mengalami terjal rintangan, penuh tantangan dan resiko yang harus diambil sebagai pilihan demi  untuk sebuah masa depan pendidikan yang lebih bermartabat, beradab dan edukatif sesuai amanat dari cita-cita ketika Perguruan Tinggi Swasta ini didirikan. Semua tulisan ini merupakan copy paste  dari catatan harian saya. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.