Agustus 21, 2020

Aku Bela FPI Tapi Aku Kritik FPI

Aku Bela FPI Tapi Aku Kritik FPI
Sudah 22 tahun usia berdirinya ormas Front Pembela Islam (FPI) di Indonesia. Siapa saja dari anak bangsa Indonesia tanpa terkecuali sudah pasti akan mengenal dan mengetahui ormas FPI. Hanya saja dari setiap anak bangsa akan berbeda sudut pandangnya dalam melihat kiprah ormas FPI ini.

Januari 15, 2020

Di Manakah Aroma Keistimewaanmu Sekarang, Jogjakarta?

Di Manakah Aroma Keistimewaanmu Sekarang, Jogjakarta?Sudah 36 tahun saya tinggal di Jogjakarta hingga sampai dengan sekarang. Betapa tidak saya pungkiri selama hidup puluhan tahun di hayuning bawana Nagari Kasultanan Ngayogyokarta Hadiningrat alias Jogjakarta, saya senantiasa disuguhi pergaulan hidup sosial yang serba menghargai berbagai keragaman identitas yang multikultural. Tidak berlebihan jika saya sebut Jogjakarta tidak hanya sebagai miniatur Indonesia, tapi juga sebagai miniatur dunia.

Desember 24, 2019

Natal Di Tengah Multikultural Bangsa

Natal Di Tengah Multikultural BangsaBelum lama ini masih di bulan Desember 2019, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengeluarkan fatwa yang mengharamkan ummat muslim mengucapkan Selamat Hari Natal kepada ummat Nasrani telah menjadi pelengkap corat-marutnya ukhuwah insaniyah dan wathaniyah di negeri yang multikultural ini yang sebelumnya di tahun 2016 MUI Pusat juga pernah mengeluarkan fatwa yang mengharamkan ummat muslim mengenakan atribut Natal.

Desember 23, 2019

Mengkritisi Benang Kusut Dari Rohingya Sampai Uyghur

Mengkritisi Benang Kusut Dari Rohingya Sampai UyghurAwalnya ada dua benang yang kondisinya masih belum terburai kusut. Benang yang pertama terletak di Asia Tenggara tepatnya di Negara Republik Persatuan Myanmar yang dulu dikenal dengan Negara Burma ada propinsi Arakan alias Rakhine yang ditempati oleh etnis minoritas Rohingya keturunan Indo Arya asal Bangladesh beragama muslim. Sedangkan benang kedua terletak di Asia Timur tepatnya di Negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ada propinsi Xinjiang yang ditempati oleh etnis minoritas Uyghur keturunan Turkistan asal Turki yang beragama muslim.

Desember 20, 2019

PKI Saja Mampu Mengucapkan Selamat Natal, Mengapa Kita Tidak Mampu?

PKI Saja Mampu Mengucapkan Selamat Natal, Mengapa Kita Tidak Mampu?Sejarah telah mencatat betapa Comite Central Partai Komunis Indonesia (CC PKI) secara resmi pernah mengucapkan Selamat Hari Natal kepada umat Nasrani di Indonesia melalui pojok editorial dengan judul Damai Di Dunia yang dimuat di Harian Rakyat, 24 Desember 1964.